Dalam memilih Jasa Press Release, banyak pelaku bisnis berharap mendapatkan publikasi yang luas dan berdampak positif bagi reputasi brand. Sejak awal kerja sama, Jasa Press Release seharusnya membantu perusahaan menyampaikan informasi yang relevan dan bernilai berita. Namun, pada praktiknya, tidak semua penyedia layanan mampu memenuhi harapan tersebut. Bahkan, sebagian layanan justru membuat anggaran komunikasi terbuang tanpa hasil yang jelas.
Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk memahami ciri-ciri jasa press release yang tidak memberikan manfaat nyata. Dengan pemahaman ini, perusahaan dapat menghindari kesalahan strategi komunikasi dan fokus pada publikasi yang benar-benar berdampak.
Tidak Memiliki Jaringan Media yang Kredibel

Pertama-tama, kualitas jaringan media menjadi indikator utama. Jasa Press Release yang tidak bermanfaat umumnya hanya menjanjikan jumlah tayang tinggi. Namun, rilis justru muncul di media yang tidak dikenal, memiliki trafik rendah, atau tidak memiliki audiens yang jelas.
Sebaliknya, media kredibel memiliki reputasi editorial dan pembaca yang relevan. Menurut HubSpot, brand sebaiknya memprioritaskan kualitas media karena kredibilitas kanal publikasi sangat memengaruhi persepsi publik.
Selain itu, penyedia jasa yang profesional selalu transparan mengenai daftar media dan segmentasi industrinya. Jika penyedia tidak mampu menjelaskan hal tersebut, maka manfaat layanannya patut dipertanyakan. Dengan demikian, bisnis perlu lebih selektif sebelum menentukan pilihan.
Konten Press Release Tidak Sesuai Kaidah Jurnalistik
Selain jaringan media, kualitas konten juga memegang peranan penting. Banyak Jasa Press Release hanya berfokus pada distribusi tanpa memperhatikan struktur dan nilai berita. Padahal, redaksi media membutuhkan konten yang faktual, informatif, dan relevan bagi pembaca.
Sebagai contoh, rilis yang terlalu promosi atau penuh klaim sepihak sering kali gagal menarik perhatian jurnalis. Menurut Poynter Institute, press release yang efektif harus menjawab unsur 5W+1H dan menyajikan informasi yang berguna bagi publik.
Lebih lanjut, penyedia layanan yang tidak menawarkan proses revisi atau pendampingan editorial cenderung menghasilkan rilis berkualitas rendah. Akibatnya, media mengabaikan rilis tersebut atau memublikasikannya tanpa dampak signifikan. Oleh sebab itu, dukungan editorial menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.
Tidak Menyediakan Laporan dan Transparansi Publikasi

Selanjutnya, kurangnya transparansi juga menjadi ciri jasa yang tidak bermanfaat. Jasa Press Release yang profesional selalu menyertakan laporan hasil publikasi. Tanpa laporan tersebut, klien kesulitan mengukur efektivitas strategi komunikasi yang dijalankan.
Namun, beberapa penyedia hanya mengirimkan tautan tayang tanpa data pendukung. Padahal, Meltwater menegaskan bahwa monitoring dan reporting membantu brand mengevaluasi kinerja komunikasi secara objektif.
Dengan adanya laporan, perusahaan dapat menilai jangkauan media, potensi audiens, dan nilai eksposur. Tanpa data ini, strategi publikasi sulit berkembang dan berisiko stagnan.
Tidak Memberikan Konsultasi Strategi Publikasi
Di sisi lain, minimnya konsultasi juga menunjukkan rendahnya kualitas layanan. Press release bukan sekadar dokumen berita, melainkan bagian dari strategi komunikasi brand. Tanpa arahan yang tepat, rilis berpotensi salah momentum atau tidak sesuai target audiens.
Penyedia Jasa Press Release yang kurang profesional biasanya hanya bertindak sebagai penyalur rilis. Sebaliknya, layanan yang berkualitas membantu klien menentukan sudut pandang berita, waktu publikasi, dan media yang paling relevan.
Sebagai perbandingan, Bissmedia menyediakan layanan press release yang disertai pendampingan strategi publikasi. Tim Bissmedia secara aktif membantu klien menyusun rilis yang relevan, bernilai berita, dan sesuai kebutuhan redaksi media Indonesia.
Dampak Negatif Salah Memilih Jasa Press Release
Jika bisnis salah memilih Jasa Press Release, dampaknya dapat terasa secara langsung. Publikasi di media yang tidak kredibel berpotensi menurunkan kepercayaan audiens. Selain itu, pesan brand juga gagal tersampaikan dengan baik.
Lebih jauh lagi, rilis yang tidak strategis dapat memengaruhi performa SEO. Media berkualitas rendah sering kali tidak memberikan nilai backlink yang positif. Google sendiri menekankan pentingnya kualitas sumber dalam penilaian konten.
Oleh karena itu, perusahaan perlu memandang press release sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar formalitas.
Cara Memastikan Anda Memilih Layanan yang Tepat
Agar terhindar dari layanan yang tidak bermanfaat, pastikan penyedia memiliki portofolio media yang jelas, proses kerja transparan, dan tim berpengalaman. Selain itu, lakukan diskusi awal untuk menilai pemahaman penyedia terhadap tujuan brand Anda.
Dengan memilih Jasa Press Release yang tepat, publikasi tidak hanya meningkatkan eksposur, tetapi juga memperkuat reputasi brand secara berkelanjutan.
Jika Anda menginginkan layanan press release yang profesional, strategis, dan transparan, Bissmedia siap menjadi mitra publikasi Anda.