Press Release

Pergeseran Lanskap Digital dan Peran Siaran Pers

Dalam dunia komunikasi digital yang terus berubah, strategi yang efektif hari ini mungkin sudah usang besok. Salah satu alat komunikasi yang telah lama digunakan, namun kerap dipertanyakan relevansinya adalah Press Release.

Sejak era cetak, siaran pers atau Press Release menjadi jembatan utama antara perusahaan dan media. Namun, dengan munculnya media sosial, influencer, dan blog, apakah alat komunikasi tradisional ini masih memiliki tempat di tahun 2025? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan praktisi public relations (PR) dan digital marketer.

Lantas, apakah siaran pers benar-benar masih efektif untuk membangun citra merek dan mendukung upaya SEO? Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Ini semua tergantung pada cara kita menggunakannya. Artikel ini akan mengupas tuntas pendapat para ahli dan memberikan panduan bagaimana memanfaatkan siaran pers secara optimal di era digital saat ini.

Press Release
Sumber : Envato

Bagaimana Efektivitas Press Release Berubah?

Dulu, tujuan utama dari sebuah siaran pers adalah untuk mendapatkan liputan media massa, baik cetak maupun online. Semakin banyak media besar yang memberitakan, semakin baik. Namun, seiring dengan perkembangan algoritma mesin pencari seperti Google, para pakar SEO mulai melihat siaran pers sebagai cara untuk mendapatkan backlink. Akibatnya, banyak praktisi yang menyebarkan Press Release secara besar-besaran ke berbagai direktori gratis, tanpa memedulikan kualitas dan relevansi. Praktik inilah yang kemudian membuat Google mengeluarkan pembaruan algoritmanya untuk menindak tautan berkualitas rendah, yang seringkali berasal dari direktori siaran pers. Jadi, peran siaran pers sebagai mesin backlink massal telah berakhir.

Namun, bukan berarti alat ini kehilangan seluruh efektivitasnya. Para ahli PR dan SEO sepakat bahwa nilai utama siaran pers saat ini terletak pada kredibilitas dan fungsinya sebagai alat komunikasi. Sebuah siaran pers yang Anda kirimkan ke jurnalis atau media yang tepat masih memiliki potensi besar untuk mendapatkan liputan berita yang otentik. Liputan ini, pada gilirannya, dapat menghasilkan backlink yang jauh lebih berharga—yaitu tautan yang relevan dan ditempatkan secara alami di dalam artikel berita dari media terpercaya. Nilai backlink semacam ini sangat tinggi di mata Google.

Strategi Modern Menggunakan Press Release yang Efektif

Untuk memastikan siaran pers Anda efektif di tahun 2025, Anda harus mengubah cara pandang dan pendekatan. Berikut adalah beberapa strategi modern yang disarankan oleh para ahli:

1. Fokus pada Relevansi dan Newsworthiness

Jangan kirimkan siaran pers jika tidak ada berita yang benar-benar penting. Berita Anda harus memiliki nilai (newsworthy). Berita itu bisa berupa peluncuran produk baru yang inovatif, data riset yang menarik, pencapaian perusahaan yang signifikan, atau kolaborasi strategis. Jurnalis dan media hanya tertarik pada cerita yang relevan bagi audiens mereka. Buatlah siaran pers yang tidak hanya menginformasikan, tetapi juga menawarkan sudut pandang menarik yang layak untuk diberitakan.

2. Targetkan Jurnalis dan Media yang Tepat

Lupakan distribusi massal ke ratusan direktori siaran pers yang tidak relevan. Lakukan riset dan bangun hubungan dengan jurnalis atau media yang spesifik di industri Anda. Kirimkan siaran pers yang dipersonalisasi dan jelaskan mengapa cerita Anda relevan untuk mereka. Pendekatan yang terfokus dan personal ini memiliki peluang keberhasilan yang jauh lebih tinggi.

3. Gabungkan Elemen Multimedia yang Menarik

Teks saja sudah tidak cukup. Untuk menarik perhatian, gabungkan elemen multimedia seperti foto resolusi tinggi, video singkat, atau infografis. Visualisasi data dapat membuat cerita Anda lebih mudah dipahami dan menarik bagi media. Sebuah siaran pers yang kaya akan konten visual akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan liputan.

Press Release
Sumber : Envato

Press Release Sebagai Bagian dari Strategi SEO yang Lebih Luas

Para ahli SEO dan PR kini melihat siaran pers sebagai bagian integral dari strategi konten dan link building yang lebih luas. Tujuannya bukan lagi untuk mendapatkan tautan secara langsung dari siaran pers itu sendiri, melainkan untuk menghasilkan tautan dari liputan media.

Misalnya, sebuah startup yang meluncurkan produk baru dapat mengeluarkan siaran pers dengan data riset orisinal tentang industri mereka. Jurnalis dari media teknologi terkemuka mungkin tertarik pada data ini dan menulis artikel tentang produk tersebut, lalu menautkan kembali ke situs startup. Tautan ini jauh lebih berharga daripada backlink dari direktori siaran pers.

Singkatnya, sebuah Press Release modern berfungsi sebagai pemicu untuk mendapatkan liputan media, yang pada akhirnya membawa trafik rujukan (referral traffic) dan backlink berkualitas tinggi. Ini adalah strategi yang mengutamakan kualitas daripada kuantitas, sejalan dengan evolusi algoritma Google yang lebih cerdas dan humanis.

Jika Anda serius ingin siaran pers menjadi bagian efektif dari strategi digital marketing dan PR Anda, kunjungi Bissmedia untuk mendapatkan konsultasi dari tim ahli yang siap membantu Anda merancang kampanye komunikasi yang terintegrasi dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *